Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Ia menambahkan pembangunan sebuah kota tidak hanya diukur dari kemajuan fisik seperti gedung dan jalan, tetapi juga dari kualitas karakter masyarakatnya.
“Membangun kota bukan hanya menghadirkan gedung tinggi dan jalan yang bagus, tetapi juga bagaimana membangun karakter manusianya agar saling menghargai dan memiliki kualitas sumber daya manusia yang baik,” ujarnya.
Christian juga mengapresiasi kontribusi sekolah dan para pendidik dalam membangun karakter generasi muda di Kota Kupang.
“Pendidikan harus seimbang antara ilmu dan karakter. Ilmu tanpa karakter bisa melahirkan kesombongan, sementara karakter tanpa ilmu bisa menyesatkan. Keduanya harus berjalan bersama,” katanya.
Kegiatan pentas seni tersebut dihadiri juga oleh perwakilan Yayasan Swastisari Keuskupan Agung Kupang Romo Kondradus Takeneng, Kepala SDK Don Bosco 3 Kupang Sr. Martha Maria Fatimah Nabu, para suster, guru, tenaga kependidikan, serta orang tua siswa. (*/rnc)




WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe

