Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Teheran, RakyatNTT.ID – Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, dilaporkan tewas dalam serangan militer Israel–Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu, 28 Februari 2026. Media pemerintah Iran mengonfirmasi kabar tersebut sehari kemudian dan mengumumkan masa berkabung nasional selama 40 hari.
Khamenei wafat pada usia 86 tahun. Ia menjabat sebagai Pemimpin Tertinggi Republik Islam Iran sejak 1989, menggantikan Ayatollah Ruhollah Khomeini.
Posisi Tertinggi dalam Struktur Negara
Berdasarkan Konstitusi Republik Islam Iran, khususnya Pasal 107 dan 110, Pemimpin Tertinggi merupakan pejabat tertinggi negara sekaligus Panglima Tertinggi Angkatan Bersenjata.
Selain memegang kendali atas kebijakan strategis, militer, dan keamanan nasional, Khamenei juga dikenal sebagai marja atau otoritas keagamaan dalam tradisi Syiah serta Imam Salat Jumat Teheran.
Selama lebih dari tiga dekade kepemimpinannya, Khamenei memiliki pengaruh dominan dalam menentukan arah politik dalam dan luar negeri Iran.
Perjalanan Politik Ali Khamenei
Ali Khamenei lahir pada 19 April 1939. Ia menempuh pendidikan agama di Masyhad, Najaf, dan Qom. Sejak usia muda, ia aktif dalam kegiatan keagamaan dan politik yang menentang pemerintahan Dinasti Pahlavi.




WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe

