“Kita akan bangun gedung, terserah Menteri Agama berapa puluh lantai. Gimana? Rencananya berapa? 40 lantai,” kata Prabowo disambut tepuk tangan hadirin.

Inisiatif Bermula dari Permintaan Menteri Agama

Kepala Negara mengungkapkan, gagasan pembangunan gedung baru MUI di jantung Ibu Kota bermula dari permintaan Menteri Agama yang juga Imam Besar Masjid Istiqlal, Nasaruddin Umar, beberapa bulan lalu.

Saat itu, Menag menyampaikan bahwa keberadaan kantor MUI saat ini dinilai belum representatif sebagai rumah besar ulama Indonesia.

Iklan

“Pak, kantor MUI sekarang enggak jelas di mana,” tutur Prabowo menirukan penyampaian Menag.

Presiden pun mengakui bahwa dirinya juga tidak mengetahui secara pasti lokasi kantor MUI saat ini. Dari situ muncul gagasan agar lembaga-lembaga Islam memiliki pusat aktivitas yang layak dan strategis di kawasan utama Jakarta.

Lembaga Islam Hadir di Jantung Ibu Kota

Prabowo menegaskan, pembangunan gedung MUI di kawasan Bundaran HI merupakan simbol kehadiran dan peran strategis umat Islam dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Jangan hanya ada hotel mewah, jangan hanya ada mal. Nanti ada gedung yang akan diperuntukkan untuk lembaga-lembaga umat Islam,” pungkasnya.

Rencana ini sekaligus menegaskan komitmen pemerintah dalam memperkuat infrastruktur kelembagaan keagamaan serta menghadirkan ruang representatif bagi aktivitas keumatan di pusat Ibu Kota Negara. (*/rnc)