Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Larantuka, RakyatNTT.ID – Di tengah keterbatasan infrastruktur yang seolah tak berujung, anak-anak di Dusun Woka, Desa Kiwangona, Kecamatan Adonara Timur, Kabupaten Flores Timur (Flotim), Nusa Tenggara Timur (NTT), terus melangkah mengejar masa depan.
Setiap hari, mereka harus berjalan kaki sejauh lima kilometer untuk sampai ke sekolah karena tidak adanya akses jalan yang layak menuju dusun mereka.
Kondisi ini telah dirasakan warga sejak puluhan tahun lalu. Namun hingga kini, belum ada perhatian serius dari pemerintah daerah untuk membuka keterisolasian wilayah tersebut.
Setiap pagi, anak-anak Dusun Woka berangkat lebih awal dibandingkan siswa di wilayah lain. Medan yang terjal, panas terik, hingga hujan deras menjadi tantangan yang harus mereka hadapi demi bisa mengikuti pelajaran di sekolah.
Berangkat Sejak Pukul Lima Pagi
Serly, salah satu siswi di Dusun Woka, menuturkan bahwa ia bersama teman-temannya setiap hari berjalan kaki sejauh lima kilometer pergi dan pulang demi bisa bersekolah.
“Iya, kami setiap hari ke sekolah berjalan kaki seperti ini. Meskipun jauh, kami tetap semangat demi bisa belajar,” kata Serly, dikutip dari iNews.ID.
Ia mengungkapkan, mereka harus berangkat sejak pukul 05.00 WITA agar tidak terlambat tiba di sekolah.





WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe

