Namun, dalam proses pendekatan, pesawat teridentifikasi tidak berada pada jalur yang seharusnya. ATC kemudian memberikan arahan ulang dan instruksi lanjutan agar pesawat kembali ke jalur pendaratan sesuai prosedur.

“Setelah penyampaian arahan terakhir oleh ATC, komunikasi dengan pesawat terputus,” ungkapnya.

Cuaca Sedikit Berawan saat Kejadian

Lukman menambahkan, berdasarkan informasi awal, kondisi cuaca saat kejadian dilaporkan sedikit berawan dengan jarak pandang sekitar 8 kilometer. Pencarian kemudian difokuskan di kawasan Leang-leang, Kabupaten Maros, hingga pegunungan kapur Bantimurung.

Iklan

“Target pencarian berada di pegunungan kapur Bantimurung, Desa Leang-Leang, Kabupaten Maros, yang juga menjadi lokasi Posko Basarnas,” imbuhnya.

Berdasarkan data manifes, jumlah orang di dalam pesawat (Persons on Board/POB) sebanyak 10 orang, terdiri atas 7 awak pesawat dan 3 penumpang. Awak pesawat meliputi pilot Captain Andi Dahananto, co-pilot Farhan Gunawan, Flight Operation Officer (FOO) Hariadi, dua teknisi Engineer on Board (EOB) yakni Resti Ad dan Dwi Murdiono, serta dua pramugari Florencia Lolita dan Esther Aprilita.

Sementara tiga penumpang masing-masing bernama Deden, Ferry, dan Yoga. Hingga saat ini, kondisi keselamatan seluruh kru dan penumpang masih belum dapat dipastikan, dan proses pencarian serta evakuasi terus dilakukan oleh tim SAR gabungan. (*/rnc)