Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Dalam kesempatan itu, Yosef Lede juga menyampaikan harapannya kepada Yayasan CIS TIMOR sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam mengakomodasi kepentingan perempuan.
“Saya berharap CIS TIMOR dapat menjadi wadah yang mampu mengakomodir kepentingan ini dan mempresentasikannya secara baik, sehingga perempuan memiliki ruang untuk menyampaikan pendapat, saran, dan masukan,” katanya.
Sementara itu, Wakil Direktur Yayasan CIS TIMOR, Buce Ga, menjelaskan bahwa policy brief tersebut dirancang untuk memastikan partisipasi perempuan secara aktif dalam proses perencanaan pembangunan desa.
“Program ini memastikan perempuan terlibat dalam perencanaan desa, terutama terkait isu pengurangan kekerasan terhadap perempuan dan pengurangan konflik,” jelas Buce Ga.
Ia menyebutkan bahwa salah satu agenda utama yang didorong adalah pelaksanaan Musyawarah Khusus Perempuan sebagai bagian dari siklus perencanaan desa. Pengalaman pendampingan di empat desa di Kabupaten Kupang menunjukkan hasil yang positif.
“Dari empat desa yang sudah kami dampingi, hasil musyawarah perempuan dapat terakomodir dalam musyawarah desa dan musrenbang desa,” tambahnya.
Kegiatan ini turut dihadiri Anggota DPRD Kabupaten Kupang Komisi I Arnoldus Mooy, Asisten I Sekda Kabupaten Kupang, pimpinan perangkat daerah lingkup Pemerintah Kabupaten Kupang, para camat dan kepala desa, pendamping desa, pimpinan Rumah Perempuan Kupang, pimpinan Yayasan Ume Daya Nusantara, serta Ketua Forum Perempuan se-Kabupaten Kupang. (*/rnc)





WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe

