Sementara itu, Anggota DPRD Kabupaten Nagekeo Dapil I, Lukas Mbulang, menekankan pentingnya sanitasi yang baik dalam mencegah berbagai persoalan kesehatan, seperti diare dan stunting yang berisiko bagi ibu hamil dan anak-anak. Ia menegaskan komitmen DPRD dalam mendukung penganggaran sektor kesehatan, dengan catatan adanya partisipasi aktif dari masyarakat.

Camat Aesesa, Yakobus Laga Kota, mengungkapkan bahwa pihaknya menargetkan seluruh desa dan kelurahan di Kecamatan Aesesa dapat mencapai akses sanitasi 100 persen pada akhir tahun 2026.

“Dengan dideklarasikannya Desa Labolewa dan Desa Nggolonio, kini sudah 12 dari 18 desa/kelurahan di Kecamatan Aesesa yang berstatus STBM,” jelasnya.

Iklan

Ia juga mengapresiasi kolaborasi lintas sektor yang melibatkan pemerintah desa, Puskesmas, TNI, serta mitra LSM seperti Plan Indonesia dalam mendorong keberhasilan program STBM.

Melalui momentum deklarasi ini, Pemerintah Kabupaten Nagekeo optimistis Desa Labolewa dan Desa Nggolonio dapat menjadi model percontohan dalam mewujudkan masyarakat yang sehat, mandiri, dan sejahtera di Kabupaten Nagekeo. (*/rnc)