Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Kunci tidur berkualitas adalah jadwal tidur konsisten, aktivitas fisik teratur, interaksi sosial, serta menghindari alkohol.
4. Latih Pola Pikir Lebih Optimistis
Kesehatan mental berperan besar dalam umur panjang. Depresi dan kesepian terbukti meningkatkan risiko kematian. Profesor Harvard T.H. Chan School of Public Health, Laura Kubzansky, menyebut bahwa optimisme dapat memperpanjang usia.
Pola pikir positif dapat dilatih melalui kebiasaan sederhana seperti menulis jurnal harian, refleksi diri, atau terapi bicara, tanpa perlu mengikuti terapi mahal yang belum tentu terbukti secara ilmiah.
5. Fokus pada Dampak Nyata, Bukan Tes Mahal
Tes “usia biologis” yang kini marak dipromosikan dinilai belum cukup akurat untuk menentukan seberapa cepat tubuh menua. William Mair, profesor di Harvard T.H. Chan School of Public Health, menilai tes-tes tersebut belum cukup canggih dan manfaatnya masih terbatas.
Menurut Mair, pertanyaan terpenting bukan seberapa muda usia biologis seseorang, melainkan apakah perubahan gaya hidup membuat tubuh terasa lebih sehat, bugar, dan tajam secara mental.
“Lebih baik berinvestasi pada kebiasaan sehat yang terbukti, daripada menghabiskan uang untuk produk yang belum jelas manfaatnya,” ujar Mair. (*/rnc)





WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe

