Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Ia juga mengingatkan bahwa partai politik memiliki tanggung jawab strategis sebagai jembatan antara rakyat dan negara. Oleh karena itu, setiap kader harus memahami proses pemilu secara teknis maupun substantif, termasuk regulasi, mekanisme kampanye, serta pentingnya menjaga kompetisi politik yang sehat. Yosafat menegaskan bahwa kualitas demokrasi sangat ditentukan oleh perilaku aktor politik yang terlibat di dalamnya.
Dalam pemaparannya, ia menyoroti pula tantangan demokrasi modern seperti disrupsi teknologi informasi, penyebaran hoaks, polarisasi politik, serta menurunnya kepercayaan publik terhadap lembaga-lembaga politik. “Kita tidak boleh kalah dari kondisi ini. Perindo harus hadir sebagai wajah politik yang bersih, rasional, dan mengedepankan kepentingan masyarakat,” tegasnya.
Sementara itu, dalam sesi berikutnya, Sekretaris DPW Partai Perindo NTT, Arieston Dappa, membawakan materi bertajuk “Transformasi Partai Perindo – Pencapaian dan Target ke Depan”.
Arieston menegaskan bahwa Perindo terus bergerak melakukan konsolidasi dan modernisasi organisasi untuk menjawab tuntutan politik yang semakin dinamis.
Ia memaparkan sejumlah capaian penting yang telah ditorehkan partai selama beberapa tahun terakhir, termasuk penguatan struktur kepengurusan di seluruh tingkatan, peningkatan kualitas kader, serta keterlibatan aktif Perindo dalam berbagai program sosial dan ekonomi kerakyatan.




WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe

