Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Kupang, RakyatNTT.ID — Universitas Nusa Cendana (Undana) resmi mengoperasikan Teaching Factory Perikanan yang ditandai dengan peresmian pemanfaatan kolam bundar oleh Rektor Undana, Prof. Ir. Maxs U.E. Sanam, M.Sc., Ph.D., pada Rabu, 26 November 2025.
Kegiatan yang berlangsung di Laboratorium Lahan Kering Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPKP) ini menjadi langkah strategis transformasi kampus menuju pusat produksi dan inkubator bisnis berbasis sains terapan di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Dalam prosesi simbolis tersebut, Rektor Undana menebar 15.000 ekor benih ikan gurami dan nila. Ia didampingi Dekan FPKP serta dua asesor lapangan—Prof. Dr. Tati Nurhayati, S.Pi., M.Si. dari IPB dan Prof. Dr. Rinto, S.Pi., M.P dari Universitas Sriwijaya—yang tengah melakukan asesmen akreditasi Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan (MSP).
Kehadiran asesor dalam momen peresmian ini menegaskan sinergi antara peningkatan mutu akademik dengan penguatan fasilitas produksi di lingkungan kampus. Penilaian akreditasi tersebut memastikan bahwa proses pembelajaran, sarana pendukung, dan output mahasiswa selaras dengan kurikulum Merdeka Belajar–Kampus Merdeka melalui pendekatan Project Based Learning.
Transformasi Kampus Menghadapi Hilirisasi
Rektor Undana, Prof. Maxs Sanam, menegaskan bahwa Teaching Factory merupakan respons cepat kampus terhadap agenda hilirisasi sektor strategis, khususnya perikanan. Fasilitas ini tidak hanya berfungsi sebagai ruang pembelajaran, tetapi juga sebagai model produksi berbasis kampus yang menghubungkan mahasiswa dengan kebutuhan pasar dan industri daerah.




WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe

