Jakarta, RakyatNTT.ID Asam urat merupakan salah satu jenis radang sendi (gout arthritis) yang umum menyerang orang dewasa dan lansia di Indonesia. Kondisi ini terjadi akibat penumpukan zat asam urat di persendian, menyebabkan rasa nyeri, bengkak, dan peradangan yang mengganggu aktivitas sehari-hari.

Tempat paling umum terjadinya penumpukan asam urat adalah jempol kaki, diikuti oleh jari kaki, pergelangan kaki, dan lutut. Namun, bila tidak segera ditangani, kristal asam urat dapat menyebar ke bagian tubuh lain seperti tulang belakang, tulang rusuk, bahkan tengkorak.

Dalam kasus tertentu, asam urat juga bisa menyerang area leher, menimbulkan rasa nyeri dan kaku yang sering diabaikan.

Iklan

Asam Urat di Leher: Gejala yang Sering Tak Disadari

Meski jarang, asam urat di leher dapat menimbulkan gejala khas yang penting untuk dikenali. Berikut beberapa ciri-ciri asam urat di leher menurut Healthline (Selasa, 14/10/2025):

1. Nyeri Punggung

Rasa nyeri di punggung bisa menjadi tanda awal penumpukan asam urat di area tulang belakang. Kondisi ini menyebabkan kekakuan dan rasa sakit yang meningkat terutama saat bergerak.

Jika tubuh memproduksi terlalu banyak asam urat atau ginjal tidak mampu menyaring dengan baik, kelebihan zat ini akan menumpuk dan menyebabkan nyeri punggung bawah yang hebat.

2. Nyeri Leher

Nyeri pada leher merupakan gejala utama asam urat di leher. Hal ini disebabkan oleh penumpukan kristal monosodium urat di jaringan sendi leher. Gejala ini bisa menimbulkan rasa nyeri tajam dan kaku, terutama saat menggerakkan kepala.