“Kita ini generasi cerdas secara digital, tapi jangan biarkan ketakutan dan perbandingan sosial menghambat masa depan kita. Gunakan teknologi untuk berkarya, bukan untuk membandingkan diri,” pesannya.

Sentuhan Moral dan Sosial: Pemerintah Harus Hadir, bukan Menonton

Serena juga menyoroti fenomena sosial yang mengkhawatirkan di kalangan pelajar, termasuk eksploitasi anak dan meningkatnya kasus HIV/AIDS di Kota Kupang.

Ia menegaskan pentingnya kolaborasi antara guru, orang tua, dan pemerintah dalam mendampingi generasi muda.

Iklan

“Guru harus jadi penuntun jiwa, orang tua menjadi pendengar, dan pemerintah harus hadir, bukan sekadar menonton. Butuh seluruh desa untuk membesarkan satu anak,” tegasnya.

Motivasi: Jangan Takut Gagal, Terus Bangkit dan Berjuang

Dalam sesi motivasi, Serena mengajak peserta untuk tidak takut gagal dan terus mencoba.

Ia menceritakan perjuangannya sebelum diterima di Universitas Indonesia dan kini dipercaya sebagai Wakil Wali Kota Kupang.

“Jangan takut jatuh, karena hanya dengan jatuh kita belajar cara bangkit. Bintang tidak bisa bersinar tanpa kegelapan,” ucapnya disambut tepuk tangan peserta.

Dukungan UMKM Muda Lewat Saboak Sunday Market

Selain pendidikan dan karakter, Serena menyinggung inovasi Pemerintah Kota Kupang melalui program Saboak Sunday Market di Taman Nostalgia — ruang kreatif dan ekonomi bagi UMKM muda.