Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
“Proses ini memberi banyak pengetahuan baru yang bisa diterapkan di lapangan. Karena itu, kami sangat berterima kasih kepada seluruh peserta dan tim SIAP SIAGA yang telah memfasilitasi kegiatan ini,” lanjutnya.
Ia juga berharap kegiatan seperti Gladi Ruang dapat dilakukan lebih sering oleh pemerintah Kabupaten untuk memperkuat kesepahaman dan koordinasi antarinstansi di masa depan.
Sementara itu, Gladi Lapangan (Field Testing Exercise) akan dilaksanakan pada Kamis (16/10) di Kelurahan Namodale, untuk menguji penerapan rencana kontinjensi di lapangan secara langsung.
Rote Ndao: Belajar dari Siklon Tropis Seroja
Kabupaten Rote Ndao merupakan salah satu daerah di Nusa Tenggara Timur (NTT) yang terdampak Siklon Tropis Seroja pada 4 April 2021. Bencana tersebut merusak sedikitnya 1.190 rumah di 119 desa dan kelurahan, serta menyebabkan lebih dari 1.300 orang mengungsi ke rumah kerabat, rumah ibadah, dan fasilitas umum lainnya.
Pasca-Seroja, Pemerintah Kabupaten Rote Ndao melakukan berbagai langkah untuk memperkuat kesiapsiagaan menghadapi bencana. Dengan dukungan Program SIAP SIAGA NTT, pemerintah telah menyusun sejumlah dokumen penting, antara lain:
- Kajian Risiko Bencana (KRB),
- Rencana Kontinjensi Gempa Bumi dan Tsunami, dan
- Rencana Kontinjensi Cuaca Ekstrem
Selain itu, penyusunan Rencana Penanggulangan Bencana (RPB) juga sedang berjalan dengan dukungan dari SIAP SIAGA. “Kami berharap tahun depan penyusunan RPB bisa dilanjutkan setelah KRB selesai. KRB 2021–2025 akan segera diperbarui untuk periode 2026–2030 mulai akhir tahun ini,” jelas Janwes.
