Dua narasumber utama hadir dalam kegiatan workshop ini, yaitu:

  • Janwes N.H. Nauk, S.STP, Kepala Pelaksana BPBD Rote Ndao, yang memaparkan Strategi Peningkatan Kesiapsiagaan Menghadapi Bencana di Kabupaten Rote Ndao; dan
  • Prima M. Amalo, S.Tr, Kepala Stasiun Meteorologi Kelas III D.C. Saudale, yang membawakan materi tentang Sistem Peringatan Dini dan Karakteristik Cuaca Ekstrem di Kabupaten Rote Ndao.

Sesi Gladi Ruang (Table Top Exercise) difasilitasi oleh Sintus Carolus da Costa, Spesialis Kesiapsiagaan SIAP SIAGA, dan Kristian Nggelan, SE, Disaster Risk Management Specialist STA SIAP SIAGA.

Melalui workshop dan gladi ini, peserta berlatih mekanisme koordinasi lintas sektor, mencatat peran dan tanggung jawab antarinstansi, serta menyusun rekomendasi untuk penyempurnaan Rencana Kontinjensi Cuaca Ekstrem Kabupaten Rote-Ndao.

Menurut Sintus Carolus da Costa, Gladi Ruang bertujuan agar peserta memahami peran, tugas, dan prosedur masing-masing lembaga, sekaligus menguji sejauh mana prosedur yang telah disusun dapat diterapkan di lapangan. Latihan ini juga menjadi sarana untuk memperoleh masukan guna penyempurnaan dokumen kontinjensi.

Kepala Pelaksana BPBD Rote Ndao, Janwes N.H. Nauk, menambahkan bahwa kegiatan ini menjadi proses pembelajaran bersama. “Hari ini kami semua belajar. Bukan hanya OPD lain, tetapi kami dari BPBD juga belajar tentang proses yang seharusnya sering dilakukan, namun karena satu dan lain hal belum rutin dilaksanakan,” ujarnya.