“Mengapa dukun Indonesia dulu tidak bisa menyantet tentara Belanda?”

Jawabannya sama — karena ketiga unsur kepercayaan tidak terpenuhi secara utuh. Para penjajah Eropa tidak mempercayai sistem spiritual Nusantara, sehingga kompleks syamanistik tidak bekerja.

Dengan demikian, efektivitas santet atau sihir tidak hanya bergantung pada ritual, tetapi juga pada psikologi sosial dan keyakinan budaya antara pelaku, korban, dan masyarakat. (*/rnc)

Iklan