Kupang, RakyatNTT.ID — Dosen dan mahasiswa Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian (Faperta) Universitas Nusa Cendana (Undana) melaksanakan Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertema “Pemanfaatan Meta Ads untuk Digital Marketing Produk P4S Damai.”

Kegiatan yang berlangsung di Desa Noelbaki, Kabupaten Kupang, ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi pemasaran digital bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal agar lebih siap menghadapi persaingan di era ekonomi digital.

Bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi

Program ini merupakan wujud nyata pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, di mana sivitas akademika Faperta Undana aktif mentransfer ilmu dan keterampilan digital kepada masyarakat.

Iklan

Peserta pelatihan mendapatkan pemahaman praktis tentang cara menggunakan Meta Ads — platform iklan digital milik Meta (Facebook dan Instagram) — sebagai sarana promosi efektif yang mampu menjangkau pasar lebih luas dengan biaya efisien.

“Transformasi digital adalah keharusan bagi UMKM agar tetap kompetitif di era ekonomi baru. Konsumen kini beralih dari belanja offline ke online, sehingga strategi pemasaran digital menjadi sangat penting,” jelas Prof. Dr. Ir. Doppy Roy Nendissa, MP, Ketua Tim Pengabdian kepada Masyarakat Faperta Undana.

Antusiasme Tinggi Pelaku UMKM Desa Noelbaki

Peserta kegiatan yang merupakan pelaku UMKM Desa Noelbaki menunjukkan antusiasme luar biasa. Mereka aktif bertanya, berdiskusi, dan langsung mencoba membuat konten iklan pertama mereka di platform Meta Ads.

Pendekatan praktis yang diterapkan tim Faperta Undana memudahkan peserta memahami konsep dasar periklanan digital, mulai dari pembuatan konten, penentuan target audiens, hingga pengelolaan anggaran promosi.

Komitmen Undana untuk Pendampingan dan Literasi Digital

Kegiatan diakhiri dengan sesi evaluasi dan penyerahan sertifikat kepada seluruh peserta. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan signifikan terhadap pemahaman peserta dalam strategi digital marketing.

Pelatihan Meta Ads kepada pelaku UMKM. (Foto: Dok. Humas Undana)

“Meski masih dibutuhkan pendampingan lanjutan dalam pengelolaan konten dan evaluasi performa iklan, hasil awal ini sangat positif,” ujar Prof. Roy Nendissa.

Faperta Undana berkomitmen melanjutkan kegiatan serupa di masa mendatang sebagai bentuk kontribusi nyata perguruan tinggi dalam memperkuat literasi digital dan kemandirian ekonomi masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT).

UMKM Noelbaki Siap Naik Kelas Lewat Transformasi Digital

Kegiatan ini membuktikan bahwa dengan pelatihan yang tepat, UMKM lokal mampu beradaptasi dengan teknologi digital dan memperluas pasar tanpa batas geografis.

Melalui dukungan akademisi, Desa Noelbaki kini menjadi salah satu contoh keberhasilan sinergi antara dunia pendidikan dan sektor usaha mikro dalam membangun ekonomi digital daerah.

Langkah Faperta Undana ini diharapkan menjadi pemicu gerakan digitalisasi UMKM NTT yang berkelanjutan dan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat. (*/rnc)