Bupati Kanisius memberikan apresiasi terhadap sistem kerja PT Tigate Trees Indonesia yang dinilai profesional dan berbasis pada kepercayaan terhadap sumber daya lokal.

“Kami bisa belajar banyak dari sistem kerja yang disiplin dan berbasis SOP. Ini contoh baik untuk pengembangan sektor perkebunan di Lembata,” ungkap Bupati Kanisius.

Selain berdialog dengan jajaran direksi, rombongan Pemkab Lembata juga meninjau area produksi dan pengolahan, serta berdiskusi langsung dengan para pekerja lapangan.

Iklan

Kedua pihak sepakat untuk terus memperluas kerja sama strategis, terutama dalam penguatan SDM lokal, transfer teknologi, dan kemitraan usaha yang saling menguntungkan.

Rencana Kolaborasi Lanjutan

Menutup kegiatan, pihak PT Tigate Trees Indonesia menyambut positif ajakan Pemkab Lembata untuk membuka investasi berkelanjutan di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT).

Dalam pembahasan, muncul rencana kolaborasi untuk pengolahan hasil pertanian dan pembukaan lahan produktif baru di Lembata.

Langkah ini diharapkan menjadi bagian dari upaya nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan menjaga kelestarian lingkungan.

“Lembata memiliki potensi luar biasa. Kami akan mendukung setiap inisiatif yang bertujuan membawa manfaat langsung bagi masyarakat,” tutur Mr. Israh Ead. (*/pkp/rnc)