Tambolaka, RakyatNTT.ID – Bupati Sumba Barat Daya (SBD), Nusa Tenggara Timur (NTT), Ratu Ngadu Bonnu Wulla, mengimbau masyarakat agar memperhatikan konstruksi bangunan saat membangun rumah untuk meminimalkan risiko kerusakan ketika terjadi gempa bumi.

Imbauan tersebut disampaikan Ratu Wulla setelah gempa bumi yang mengguncang wilayah Sumba pada Minggu (4/10/2026) menyebabkan sejumlah bangunan mengalami kerusakan.

Bangunan yang terdampak tidak hanya rumah warga, tetapi juga sejumlah fasilitas umum, termasuk sekolah, rumah sakit, dan gereja.

Iklan

Ratu Wulla mengatakan, berdasarkan hasil peninjauannya secara langsung ke lokasi terdampak gempa, ia menemukan sejumlah rumah yang konstruksinya tidak menggunakan cor sloof atau balok beton bertulang pada bagian bawah dinding.

Kondisi tersebut menjadi perhatian karena konstruksi bangunan yang kurang memadai dapat meningkatkan risiko kerusakan ketika terjadi guncangan gempa.

Karena itu, ia mengingatkan masyarakat agar lebih memperhatikan kualitas konstruksi dan memastikan pembangunan rumah dilakukan dengan memperhatikan aspek keamanan bangunan.

Menurut Ratu Wulla, pengalaman dari gempa tersebut menjadi pelajaran penting bagi masyarakat untuk lebih mengutamakan keselamatan dalam membangun tempat tinggal.