Langkah selanjutnya adalah evaluasi pelanggan nonaktif, di mana total piutang pelanggan mencapai Rp14 miliar.

“Piutang ini masalah serius yang harus segera diselesaikan agar tidak terus menumpuk,” ujarnya.

Heribertus juga menegaskan bahwa bagi pelanggan rumah tangga ekonomi lemah, pihak PDAM tidak akan membebankan denda keterlambatan, namun tetap meminta agar beban pokok pemakaian diselesaikan.

Iklan

“Pembenahan manajemen dan peningkatan kualitas pelayanan lebih penting daripada penyesuaian tarif. Tarif bisa dibahas setelah sistem dan pelayanan benar-benar optimal,” pungkasnya. (rnc16)