Kedua, kehadiran AI juga menghemat biaya mahasiswa. Pencarian informasi dalam jenjang ini secara tidak langsung mewajibkan mahasiswa untuk membeli buku. Banyaknya mata kuliah yang dianut boleh jadi mengikis keuangan mahasiswa karena berkaitan dengan jumlah buku yang harus dimiliki.

Pada taraf ini, AI berfungsi. Melalui AI, mahasiswa tidak perlu mengeluarkan biaya untuk membeli buku. Apalagi AI kini dilengkapi dengan buku digital. Data yang ditampilkan akurat dan tidak melenceng jauh dari buku biasa. AI juga menampilkan jurnal-jurnal terpercaya yang dapat diakses secara gratis menggunakan aplikasi Google Scholar.

Selain itu, AI mampu mengurangi penggunaan uang untuk mengikuti bimbingan secara intensif dengan guru privat. Hal ini tampak nyata dalam pengerjaan tugas akhir mahasiswa (skripsi, tesis, dan sebagainya).

Ketiga, AI sebagai penghibur. Informasi yang ditampilkan dalam AI tidak bersifat kaku. AI bahkan bisa berkomunikasi secara langsung dengan menggunakan bentuk apa pun yang diinginkan.

Visualisasi ini mampu memberikan perasaan senang kepada mahasiswa yang mungkin mengalami stres akibat banyaknya tekanan dari universitas. Mahasiswa juga mampu mengekspresikan kondisi fisik maupun psikisnya tanpa takut di bully oleh orang lain.