Tidak hanya berkaitan dengan informasi, AI yang dikembangkan juga mampu mengubah wajah orang secara riil. Kenyataan ini mengindikasikan bahwa kemajuan kecerdasan buatan hampir setara dan bahkan akan melampaui pikiran manusia. AI dalam konteks ini dapat dilihat sebagai sesuatu yang tak terbatas atau to apeiron dalam bahasanya Anaximander, seorang Filsuf Yunani Klasik.

Pemahaman umum tentang AI di atas sejatinya berhubungan dengan kebaikan manusia. AI merupakan salah satu sarana yang sangat membantu manusia. Melalui kemudahan yang ada, AI berdaya guna dalam pekerjaan sehari-hari.

Kehadiran AI memungkinkan manusia memperoleh informasi yang aktual dalam skala yang tak terbatas. Berkenaan dengan hal ini, dunia pendidikan menjadi salah satu tempat yang menekankan pentingnya sebuah informasi. Melalui informasi itulah, seorang pelajar memperoleh pemahaman yang mumpuni tentang apa pun yang berkaitan dengan kehidupannya. Mahasiswa merupakan salah satu penggiat aktif yang terjun ke dalam ranah ini.

Pada level pendidikan, universitas menduduki puncak tertinggi. Level ini tidak hanya berpusat pada status, melainkan juga kepada kualitas yang dimiliki. Mahasiswa, ungkapan bagi seorang pelajar di jenjang ini turut memberikan sumbangsih terhadap nilai dari universitas.