Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Kupang, RakyatNTT.ID – Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang menggelar Diskusi Publik bertajuk “Pengembangan Geothermal di Pulau Flores” pada Kamis (4/9/2025) pagi.
Acara ini dihadiri secara daring oleh Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena dari ruang kerjanya di Kantor Gubernur NTT, serta Wakil Gubernur NTT Johanis Asadoma yang hadir langsung di Aula Rektorat Undana.
Diskusi publik ini menjadi rangkaian Dies Natalis ke-63 Undana dengan tema Undana Unggul dan Berdampak. Rektor Undana, Maxs Sanam, dalam sambutannya menyebut forum ini penting untuk membahas isu strategis, khususnya pengelolaan geothermal di Pulau Flores.
“Pengelolaan geothermal bukan hanya urusan pembangunan energi berkelanjutan, tetapi juga terkait lingkungan, sosial, dan masyarakat. Karena itu perlu pembahasan yang menyeluruh,” jelas Maxs.
Hadirkan Pakar Nasional
Acara ini menghadirkan sejumlah pakar energi, di antaranya Direktur Panas Bumi Kementerian ESDM Gigih Udi Atmo, Ahli Geothermal UGM Pri Utami, Dosen Teknik Geothermal ITB Ali Ahsat, Koordinator Advokasi JPIC OFM Valens Dulmin, dan Dosen Institut Filsafat dan Teknologi Kreatif Ledalero Felix Baghi SVD.
Dalam arahannya, Wakil Gubernur Johni Asadoma menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah, akademisi, gereja, pengembang energi, dan masyarakat dalam mengembangkan energi panas bumi di Flores.
