“Hubungan senior-junior perlu dibenahi. Pembinaan, arahan, dan teguran itu wajar, tapi ketika kekerasan masuk, itu sudah ranah pidana,” katanya.

Tradisi Satuan Harus Diawasi

Ia juga menyoroti tradisi satuan yang kerap menjadi celah terjadinya kekerasan. Menurutnya, tradisi boleh dilakukan, asalkan sehat, aman, dan diawasi ketat oleh komandan.

“Kalau lari atau latihan fisik, tentu ada batasnya. Jangan sampai kegiatan ini malah memakan korban. Pengawasan komandan menjadi kunci,” pungkasnya. (*/rnc)

Iklan