Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Labuan Bajo, RakyatNTT.ID – Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Resmob Komodo Satreskrim Polres Manggarai Barat mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan (curat) yang meresahkan warga di tengah situasi pasca-gempa bumi Flores.
Seorang remaja laki-laki berusia 17 tahun berinisial ASJ alias Putra, yang berstatus sebagai Anak Berhadapan dengan Hukum (ABH), diamankan polisi karena diduga membobol sejumlah rumah warga di kawasan Sernaru, Kelurahan Wae Kelambu, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat.
ASJ ditangkap pada Sabtu (22/8/2026) malam setelah polisi berhasil melacak keberadaannya.
Rumah Dibobol saat Warga Dilanda Kecemasan Pasca-Gempa
Kasus tersebut terungkap setelah seorang warga berinisial WB (29), petani asal Desa Malawatar, Kecamatan Lembor, mendapati rumahnya di kawasan Sernaru telah dibobol pada Rabu (19/8/2026) sore.
Korban yang baru pulang bekerja mendapati kondisi rumah berantakan. Bagian dinding dan jendela mengalami kerusakan akibat dicongkel menggunakan benda tajam.
Sejumlah barang hilang dalam kejadian tersebut, yakni satu unit ponsel Vivo Y12 warna biru, perhiasan emas, serta 20 kilogram beras. Total kerugian korban ditaksir mencapai Rp3,3 juta.
WB kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Manggarai Barat.





WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe


Tinggalkan Balasan