Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Kupang, RakyatNTT.ID – Polemik terkait penentuan tuan rumah El Tari Memorial Cup (ETMC) 2025 akhirnya menemukan titik terang.
Setelah sempat batal digelar di Kupang, turnamen sepak bola bergengsi Nusa Tenggara Timur ini resmi kembali ke Kabupaten Ende sebagai penyelenggara.
Kepastian tersebut disampaikan dalam jumpa pers di Kupang, Jumat (15/8/2025), yang dihadiri Ketua KONI NTT Josef Nae Soi, Ketua PSSI NTT Chris Mboeik, dan Ketua PSSI Ende Yadin Pua Rake.
Ketua KONI NTT, Josef Nae Soi menegaskan dinamika yang terjadi sebelumnya adalah bagian dari proses olahraga yang profesional. Ia menekankan bahwa sesuai UU Nomor 11 Tahun 2002, KONI berperan membina dan mengoordinasikan cabang olahraga, sementara keputusan teknis berada di tangan induk organisasi masing-masing.
Sementara itu, Ketua PSSI Ende, Yadin Pua Rake, menguraikan kronologi kesiapan daerahnya. Menurutnya, sejak awal telah dilakukan komunikasi dengan Bupati dan DPRD Ende untuk memastikan segala kebutuhan sebagai tuan rumah terpenuhi.
“Video kesepakatan antara Bupati, Wakil Bupati, Ketua dan Wakil Ketua DPRD, serta anggota dewan sudah saya terima. Mereka menyatakan siap, termasuk soal anggaran dan dukungan penuh,” ujarnya.
Dalam surat resmi kepada Pemda Ende, Yadin menegaskan tiga poin Utama yakni pembahasan kesiapan bersama Pemda dan DPRD, alokasi anggaran yang dikelola panitia penyelenggara, serta pembentukan kepanitiaan dengan pembagian tugas jelas antara panitia lokal dan Asprov PSSI NTT untuk teknis pertandingan.
Ketua PSSI NTT, Chris Mboeik, membenarkan bahwa keputusan mengembalikan ETMC 2025 ke Ende telah melalui pembahasan matang dengan mempertimbangkan masukan dari berbagai pihak.
“Secara umum, kita sudah sepakat mengembalikan ETMC 2025 ke Ende sebagai tuan rumah. Namun, keputusan ini tetap harus disahkan secara resmi oleh pemerintah dan DPRD Ende sebagai syarat final,” jelasnya.
Dengan kepastian ini, Ende kembali menjadi pusat perhatian sepak bola NTT, seperti pada penyelenggaraan ETMC di tahun-tahun sebelumnya. Turnamen ini diharapkan menjadi ajang pembuktian kualitas tim-tim sepak bola terbaik dari seluruh kabupaten/kota di NTT. (rnc04)





WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe


Tinggalkan Balasan