Dalam alur pikir demikian, setiap murid dibiarkan untuk belajar mata pelajaran apapun di sekolah yang sesuai dengan BMKB-nya atau sesuai dengan kecerdasan utamanya (Howard Gardner, 1983, Frames of Mind: The Theory of Multiple Inteliigences). Itu penting. Sebab itulah yang, sejatinya, membuat mereka total dan memiliki passion dalam belajar. Tanpa itu, mereka malas dalam belajar. Passion belajarnya absen.

Jadi, untuk sekolah unggul sekelas SMA Unggul Garuda, kiranya yang diterima di sekolah itu nanti adalah para murid terbaik dalam berbagai jenis kecerdasan (baca: bukan hanya yang cerdas dalam hal sains dan teknologi) untuk dididik secara all out oleh para pendidik terbaik, dengan kurikulum yang disusun sendiri berdasakan MBKB setiap muridnya. Dengan melakukan itu, saya sangat yakin, dari sekolah unggul itu akan lahir, pada saatnya nanti, berbagai SDM unggul dalam berbagai bidang kehidupan yang, pada gilirannya, akan membuat NTT dan, melalui NTT, Indonesia menjadi jauh lebih mantap ke depan. Mengapa tidak? (*)