Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
“Saya percaya perubahan besar bisa dimulai dari ide kecil. Simple act leads to sustainable impact,” ujar Kezia.
YIF 2025: Platform Inovator Muda
Youth Innovation Forum (YIF) Batch 13 merupakan program dari Global Youth Action yang menantang pemuda Indonesia menyusun ide solutif berbasis SDGs. Kezia mengikuti sesi seminar internasional di Universiti Teknologi Malaysia, kunjungan edukatif ke National University of Singapore (NUS), dan pertukaran budaya ke Thailand.
Ajang ini bukan hanya kompetisi, tapi ruang belajar dan pertumbuhan. Kezia tampil dengan ide aplikatif, terstruktur dalam presentasi maksimal 15 slide yang memperkenalkan “SegiPlast” sebagai alat kampanye dan gaya hidup ramah lingkungan.
Harapan Kezia dan Rencana Ke Depan
Kezia berharap “SegiPlast” dapat dikembangkan secara massal melalui kolaborasi dengan pihak kampus maupun komunitas lingkungan.
“Saya berharap Undana bisa jadi mitra untuk produksi dan distribusi SegiPlast, misalnya dalam seminar, kampanye lingkungan, atau diskusi publik,” ujarnya.
Sebagai mahasiswa, ia menegaskan pentingnya keterlibatan aktif mahasiswa dalam gerakan keberlanjutan, bukan hanya belajar teori hukum di kelas.
“SegiPlast adalah kontribusi saya untuk mengajak masyarakat mengurangi konsumsi plastik sekali pakai secara sadar dan bertanggung jawab,” tambahnya.
Pesan untuk Mahasiswa Indonesia
Kepada mahasiswa Indonesia lainnya, Kezia berpesan agar tidak takut bermimpi besar, mencoba hal baru, dan setia dalam proses.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan