Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Indonesia juga akan hadir dalam Forum INC-5.2 di Jenewa, untuk memperjuangkan konvensi global yang mengikat secara hukum dalam menghentikan polusi plastik. “Indonesia hadir bukan sebagai korban, tapi pemimpin solusi,” tegas pidato tersebut.
Aksi Nyata dan Edukasi
Dalam momen ini, Bupati Sabu Raijua juga me-launching Gerakan Masyarakat Peduli Sampah Plastik. Seruan ditujukan kepada seluruh kepala daerah untuk segera membuat Perda pelarangan plastik sekali pakai, membangun bank sampah, dan mengembangkan visi zero waste to landfill.
Bupati juga memberikan penghormatan kepada para penerima Kalpataru 2025, menyebut mereka sebagai “teladan hidup yang menjaga bumi tanpa pamrih”.
Tak lupa, pesan kuat disampaikan kepada dunia usaha untuk mengubah desain produk menjadi ramah daur ulang, dan kepada generasi muda—Gen Z dan Gen Alpha—untuk menjadi pelopor gaya hidup minim plastik. “Kalian bukan penonton. Kalian penentu arah sejarah,” pungkasnya.
Selepas upacara, digelar Aksi Pungut Sampah Plastik dari Pelabuhan ASDP – Pasar Hede – Pantai Napae yang diikuti langsung oleh Bupati dan jajaran pejabat daerah. Aksi ini menjadi bentuk nyata komitmen Pemkab Sabu Raijua dalam menjawab tantangan polusi plastik. (*/pkp/rnc)




WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe


Tinggalkan Balasan