Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Kita perlu menumbuhkan semangat kreatif ini di lingkungan sekolah maupun rumah. Bukan tidak mungkin, dari tangan-tangan kecil yang memegang gadget dengan bijak, lahir inovator masa depan Indonesia.
Tanggung Jawab Bersama: Sekolah dan Keluarga
Pendidikan karakter digital tidak bisa dibebankan hanya pada sekolah. Peran keluarga sangat vital, karena nilai-nilai kontrol diri, tanggung jawab, dan disiplin dibentuk pertama kali di rumah. Orang tua harus menjadi teladan dalam penggunaan gadget: tidak terus-menerus terpaku pada layar, meluangkan waktu tanpa gawai, dan menghadirkan ruang interaksi tanpa distraksi teknologi.
Sekolah pun perlu mulai merancang program pendidikan “digital wellness”, di mana siswa tidak hanya belajar teknologi, tetapi juga belajar mengelola diri dalam dunia digital yang serba cepat dan sering kali melelahkan secara mental.
Penutup: Bijak dalam Era Digital
Gadget bukanlah musuh, juga bukan raja. Ia hanya alat sebuah teknologi yang akan tunduk kepada siapa pun yang menggunakannya dengan bijak. Tantangan kita hari ini adalah menyiapkan generasi yang tak hanya cerdas secara akademis, tapi juga cakap secara digital dan kuat secara karakter.
Sebagaimana dikatakan oleh Nelson Mandela, “Education is the most powerful weapon which you can use to change the world.” Maka, mari kita gunakan pendidikan termasuk pendidikan digital untuk membentuk generasi yang tak hanya melek teknologi, tetapi juga mampu menggunakannya untuk perubahan yang bermakna. (*)




WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe


Tinggalkan Balasan