“Kita harus percaya bahwa setiap desa memiliki keunggulan yang dapat diolah dan dipasarkan ke seluruh dunia,” sebut Melki Laka Lena.

Melki menyebutkan, spirit OVOP dilatarbelakangi oleh kenyataan bahwa NTT adalah tanah yang kaya, tanah yang penuh dengan potensi luar biasa. Dari sabana yang luas hingga bebatuan yang keras, tersembunyi kekayaan sumber daya alam yang melimpah.

Potensi peternakan, pertanian, dan energi baru terbarukan yang sangat besar ada di tanah ini. Tidak hanya itu, gugusan Pulau Flores dan tanah Lamaholot menyimpan potensi pariwisata, perkebunan, serta energi baru terbarukan seperti geothermal dan arus laut, yang tak tertandingi di tempat lain di dunia.

Iklan

Dan semua kekayaan ini dihubungkan oleh Laut Sawu, yang membentang luas di sekitar Pulau Timor, Rote, Sabu, Sumba, Flores, dan Alor. Laut Sawu bukan hanya sekadar perairan, tapi ekosistem laut yang paling kaya dan istimewa di dunia.

NTT, lanjut Melki, juga diberkahi dengan keunggulan budaya yang luar biasa, semangat gotong royong dan toleransi yang tak ternilai, serta kekayaan lokal yang kaya raya. Tenun ikat yang telah mendunia, kopi berkualitas tinggi, garam, madu, hasil laut, kerajinan tangan.

“Semua ini adalah warisan berharga yang siap kita angkat dan kenalkan lebih luas, baik di tingkat nasional maupun internasional,” katanya.