Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Jakarta, RakyatNTT.ID – Banjir yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera tidak hanya memicu lonjakan klaim asuransi kendaraan, tetapi juga mengubah cara masyarakat memandang pentingnya perlindungan finansial atas aset mereka. Fenomena serupa selalu muncul setiap kali terjadi bencana besar, ketika risiko kerusakan kendaraan menjadi nyata dan tak terelakkan.
Head of Communication and Customer Service Management PT Asuransi Astra, Laurentius Iwan Pranoto, mengatakan bahwa tren peningkatan minat masyarakat terhadap asuransi biasanya terlihat setelah fase darurat mereda.
Di sisi lain, Iwan menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah memanfaatkan momentum bencana sebagai strategi promosi. Namun ia mengakui bahwa minat masyarakat cenderung meningkat usai kejadian besar seperti banjir.
“Biasanya memang terjadi peningkatan minat. Ada penambahan minat untuk mengasuransikan kendaraan. Kalau banjir Sumatra ini, kita belum tahu. Biasanya baru terlihat setelah masa evakuasi selesai,” ujarnya saat ditemui dalam acara Astra Auto Fest 2025 di Menara Astra, Senin (1/12/2025).
Lonjakan Permintaan Pasca-Bencana
Iwan mencontohkan kasus banjir di Denpasar beberapa waktu lalu yang memicu lonjakan permintaan polis kendaraan. Kesadaran masyarakat meningkat setelah merasakan langsung risiko kerusakan akibat banjir.
“Begitu ada banjir, terjadi peningkatan orang yang mengasuransikan mobilnya. Mereka jadi sadar pentingnya proteksi. Kenaikannya mungkin lebih dari 10%,” katanya.




WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe

