Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Mbay, RakyatNTT.ID – Tim relawan Universitas Nusa Cendana (Undana) berkolaborasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melakukan pendataan dan pendampingan pengungsi pascagempa bumi di Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (27/8/2026).
Aksi tanggap darurat tersebut berpusat di Posko Utama Ruwokoli dan melibatkan mahasiswa Undana, Sekretaris BNPB, unsur TNI/Polri, BPBD, Kementerian Sosial, BMKG, hingga Kementerian Koperasi dan UKM.
Kolaborasi lintas lembaga ini dilakukan untuk memastikan kondisi warga terdampak terdata secara akurat sekaligus membantu memetakan kebutuhan dasar pengungsi.
Relawan Undana Verifikasi Data di Tiga Lokasi Pengungsian
Pendataan difokuskan pada tiga titik pengungsian utama, yakni Pos Pengungsian Terpadu Paroki Yesus Kerahiman Aeramo, Titik Pengungsian Dadiwuwu, dan Lapangan Berdikari Mbay.
Tim mahasiswa Undana turun langsung ke tenda-tenda darurat untuk melakukan wawancara dan pencatatan manual. Pendataan secara langsung terutama menyasar kelompok rentan, termasuk lansia dan ibu-ibu.
Langkah tersebut dilakukan untuk memverifikasi jumlah pengungsi, mengidentifikasi kondisi kesehatan, serta memetakan kebutuhan dasar warga.
Data yang terverifikasi menjadi bagian penting dalam memastikan bantuan dapat disalurkan sesuai kebutuhan dan sasaran, sekaligus mendukung proses pemulihan masyarakat pascabencana.
Kebutuhan Makanan hingga Obat-obatan Dipetakan
Selain melakukan pendataan di lokasi pengungsian, relawan Undana juga mendatangi Pos Utama Koordinasi dan Informasi serta Posko Gabungan Tanggap Darurat Bencana Gempa Flores di Paroki Yesus Kerahiman Aeramo.





WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe


Tinggalkan Balasan