Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Kupang, RakyatNTT.id– Sebanyak 42 mahasiswa Undana yang melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Laboratorium Peternakan Undana, Jumat (21/8/2026), belajar cara pembuatan pupuk organik. Menariknya, di sela-sela kegiatan itu mereka juga diajari cara pembuatan pa’piong, menu kuliner khas asal Toraja. Bahannya, daging (babi dan ayam), dicampur batang pisang yang muda serta daun mayana, lalu dimasukan ke bambu dan dibakar.
Tidak tanggung-tanggung, ada 90 bambu pa’piong yang mereka hasilkan lalu dipasarkan. “Untuk pa’piong daging babi seharga Rp 125 ribu. Sedangkan pa’piong daging ayam harganya Rp 100 ribu. Semuanya laku terjual. Hasil penjualan diberikan kepada mahasiswa, setelah pembelian bahan baku dikeluarkan. Kegiatan pelatihan itu juga melibatkan belasan siswa SMK yang melakukan PKL. Mereka berasal dari SMKN 1 Amarasi, SMK Amarasi Selatan dan SMK Malaka,” kata Drs. Aris Lambe’ M.Si., kepala Laboratorium Peternakan dan Inovasi Produk Undana.
Kepada media ini, Senin (24/8/2026), Aris Lambe’ yang juga sebagai Dosen Pembimbing Lapangan Mahasiswa KKN di UPT. Laboratorium Lahan Kering dan Kepulauan Undana menuturkan, pelatihan pembuatan pa’piong tersebut merupakan kegiatan selingan dari program utama, yakni pembuatan pupuk organik. “Setidaknya kita telah menanamkan jiwa kewirausahaan kepada para mahasiswa, sebelum mereka benar-benar terjun ke masyarakat. Pemanfaatan batang pisang muda dan daun mayana merupakan inovasi menu makanan sehat yang bisa diperkenalkan kepada masyarakat,” ujar Aris.



WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe


Tinggalkan Balasan