Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Ia berharap para dokter yang dihasilkan Undana benar-benar memiliki kompetensi, integritas, dan kesiapan untuk menjawab kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat.
Salah satu capaian membanggakan pada periode pelantikan ke-50 ini terlihat dari hasil ujian kompetensi para lulusan.
Nilai tertinggi Computer Based Test (CBT) mencapai 94,67, jauh di atas ambang batas kelulusan 60. Sementara itu, nilai tertinggi Objective Structured Clinical Examination (OSCE) mencapai 88,39, melampaui standar kelulusan 65,25.
Capaian tersebut menunjukkan hasil dari proses pendidikan dan pembinaan kompetensi yang dijalani para calon dokter selama masa studi.
Prestasi individu juga ditorehkan dr. Fearen Finery Ludji, S.Ked. Ia berhasil meraih Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,68 sekaligus mencatatkan skor tertinggi ujian kompetensi nasional secara keseluruhan.
Fearen: Enam Tahun Perjuangan, Belajar Melayani dengan Hati
Mewakili 20 dokter yang dilantik, dr. Fearen Finery Ludji menyampaikan pidato reflektif tentang perjalanan panjang yang harus dilalui untuk mencapai gelar dokter.
Ia mengungkapkan bahwa proses pendidikan selama kurang lebih enam tahun bukanlah perjalanan yang mudah. Berbagai tantangan, kegagalan, dan pengalaman selama menjalani pendidikan klinis menjadi bagian penting dalam membentuk karakter serta profesionalisme seorang dokter.





WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe


Tinggalkan Balasan