Peserta berasal dari berbagai kalangan, mulai dari siswa SD, SMP, SMA/SMK, aparatur sipil negara (ASN) pemerintah provinsi dan kabupaten, komunitas olahraga, hingga atlet.

Peserta Lakukan Aksi Sosial Sepanjang Rute

Menariknya, Tour de NTT 2026 tidak hanya berfokus pada aktivitas olahraga. Panitia juga membagi peserta ke dalam sejumlah kelompok untuk melaksanakan aksi sosial di berbagai lokasi sepanjang rute perjalanan.

Iklan

Kegiatan tersebut mencakup kunjungan ke rumah warga yang tidak layak huni dan direncanakan untuk mendapatkan bantuan bedah rumah, sekolah, tempat ibadah, serta sejumlah titik kegiatan kemasyarakatan lainnya.

Menurut Stanislaus, pendekatan ini diharapkan membuat kehadiran Tour de NTT memberikan manfaat langsung bagi masyarakat yang berada di sepanjang jalur kegiatan.

Selain aksi sosial, panitia juga menyiapkan sejumlah layanan dan kegiatan pemberdayaan masyarakat di lokasi finis.

“Di titik finis, panitia menyiapkan pojok promosi UMKM, Bank NTT Corner untuk edukasi dan transaksi digital, pemeriksaan kesehatan, pelayanan Samsat Keliling, serta penanaman 15 bibit tanaman sebagai bagian dari aksi peduli lingkungan,” ungkapnya.

Kehadiran pojok promosi UMKM diharapkan membuka kesempatan bagi pelaku usaha lokal untuk memperkenalkan sekaligus memasarkan produk mereka kepada peserta dan masyarakat yang hadir.