Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Menurut Frangky, gerakan tersebut juga diarahkan untuk memperkuat pengelolaan, pelestarian, serta penyediaan akses terhadap arsip sejarah daerah.
Seluruh upaya ini menjadi bagian dari persiapan program “Kupang Pung Cerita 2027”, sebuah langkah untuk merawat memori kolektif sekaligus menghadirkan kembali cerita perjalanan Kota Kupang kepada masyarakat.
Melalui gerakan ini, Pemkot Kupang berharap sejarah daerah tidak hanya tersimpan dalam ingatan generasi tua, tetapi terdokumentasi dengan baik sebagai sumber pengetahuan, identitas, dan kebanggaan bagi generasi mendatang. (*/rnc)



WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe


Tinggalkan Balasan