Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Waikabubak, RakyatNTT.ID – Aktivitas karaoke di Resto Maguro yang berlokasi tidak jauh dari sebuah pesantren di Kabupaten Sumba Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), dikeluhkan warga setempat.
Aktivitas hiburan yang disebut berlangsung setiap malam itu dinilai mengganggu kenyamanan masyarakat di sekitar lokasi, terutama karena tempat usaha tersebut berada dekat lingkungan pendidikan keagamaan.
Seorang sumber yang enggan disebutkan namanya menyampaikan keluhan tersebut pada Minggu (25/10/2026).
“Ini sangat mengganggu, karena ini dekat pesantren,” kata sumber tersebut.
Menurut sumber itu, aktivitas karaoke pada malam hari menjadi persoalan bagi warga yang tinggal di sekitar Resto Maguro.
Namun, belum ada keterangan lebih lanjut mengenai tingkat kebisingan, jam operasional karaoke, maupun apakah keluhan warga telah disampaikan secara resmi kepada pihak pengelola.
Selain aktivitas karaoke, muncul pula dugaan adanya perempuan pendamping karaoke atau yang kerap disebut ladies di tempat usaha tersebut.
Sementara itu, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Sumba Barat, Ahmad Rubaya, mengatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan kepolisian untuk menindaklanjuti keluhan masyarakat tersebut.
Ahmad menjelaskan, persoalan yang disampaikan warga itu perlu ditelusuri lebih lanjut.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan