Penelitian tersebut berfokus pada persoalan penanganan bibit rumput laut Kappaphycus alvarezii hasil kultur jaringan setelah melalui proses transportasi.

Rekayasa teknologi transportasi yang dikembangkan dirancang untuk meningkatkan ketahanan dan kemampuan adaptasi bibit sebelum ditanam di perairan Kabupaten Kupang.

Persoalan tersebut dinilai penting karena kualitas dan kondisi bibit setelah pengangkutan sangat menentukan keberhasilan budidaya rumput laut. Terlebih, sektor marikultur menjadi salah satu potensi ekonomi penting bagi masyarakat pesisir di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Iklan

Melalui ICAI 2026, hasil penelitian mahasiswa Undana tersebut tidak hanya mendapatkan ruang untuk dipresentasikan di hadapan komunitas ilmiah internasional, tetapi juga menunjukkan bahwa riset mahasiswa dapat diarahkan untuk menjawab persoalan nyata yang dihadapi masyarakat dan industri perikanan daerah.

Dosen Undana Ikuti Sertifikasi Profesi Akuakultur

Selain menghadirkan karya riset mahasiswa, Undana juga mendorong peningkatan kompetensi profesional tenaga pengajarnya.

Dosen Prodi Budidaya Perairan FPKP Undana, Farid Mukhtar Riyadi, S.Pi., M.P., mengikuti rangkaian kegiatan ICAI 2026 sekaligus menjalani uji kompetensi yang diselenggarakan LSP-AI.