Semarang, RakyatNTT.ID – Universitas Nusa Cendana (Undana) terus memperkuat peran perguruan tinggi dalam pengembangan sektor kelautan dan perikanan berbasis riset.

Komitmen tersebut ditunjukkan melalui partisipasi mahasiswa dan dosen Program Studi Budidaya Perairan, Fakultas Peternakan, Kelautan dan Perikanan (FPKP) Undana dalam International Conference Aquaculture Indonesia (ICAI) 2026.

Konferensi internasional tersebut berlangsung di Hotel Tentrem, Semarang, Jawa Tengah, pada 21–22 Oktober 2026 dan mempertemukan akademisi, peneliti serta praktisi di bidang akuakultur dari berbagai daerah dan negara.

Iklan

Dalam forum tersebut, mahasiswa Prodi Budidaya Perairan FPKP Undana, Antonius Bless Ikun, tampil sebagai presenter dengan memaparkan hasil penelitian mengenai inovasi teknologi transportasi bibit rumput laut hasil kultur jaringan.

Sementara itu, dosen Prodi Budidaya Perairan FPKP Undana, Farid Mukhtar Riyadi, S.Pi., M.P., mengikuti konferensi sekaligus menjalani uji kompetensi yang diselenggarakan Lembaga Sertifikasi Profesi Akuakultur Indonesia (LSP-AI).

Keterlibatan keduanya menjadi bagian dari upaya Undana meningkatkan kualitas Tridharma Perguruan Tinggi sekaligus memperluas jejaring akademik dan profesional di bidang akuakultur.

Riset Mahasiswa Undana Jawab Tantangan Budidaya Rumput Laut

Dalam sesi presentasi ilmiah, Antonius Bless Ikun memaparkan penelitian berjudul “Engineering a Seedling Transportation to Improve Resilience of Tissue-Cultured Seedling of Kappaphycus alvarezii in the Waters of Kupang Regency.”