Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Mobilitas pengemudi yang menjangkau berbagai kawasan permukiman dinilai menjadi potensi penting dalam mempercepat penyampaian informasi dari lapangan.
Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Kota Kupang, Miki Natun, mengatakan Top Ranger diposisikan sebagai mitra pemerintah dalam memperkuat deteksi dini kejadian bencana.
“BPBD dan pemerintah menganggap relawan Top Ranger sebagai mitra sejajar yang menjadi perpanjangan tangan dan mata kami di lapangan guna mendeteksi kejadian bencana sedini mungkin,” kata Miki Natun.
Relawan Dilatih Saring Informasi sebelum Melapor
Dalam sesi peringatan dini, para peserta tidak hanya belajar menyampaikan informasi, tetapi juga dilatih memastikan kebenaran informasi sebelum meneruskannya kepada masyarakat.
Peserta diminta memeriksa sumber informasi, waktu kejadian, serta relevansi kabar yang diterima. Salah satu simulasi bahkan menggunakan informasi bertanggal sehari sebelumnya untuk menguji kemampuan relawan membedakan kabar lama dengan kejadian terkini.
Relawan juga diarahkan melakukan konfirmasi melalui saluran komunikasi resmi apabila menerima informasi yang masih diragukan.
Langkah tersebut penting agar relawan tidak ikut menyebarkan informasi yang keliru, terutama dalam situasi bencana ketika informasi yang tidak akurat dapat menimbulkan kepanikan.
SIRONDA Percepat Pelaporan Kejadian Bencana
Pada sesi berikutnya, peserta menguji SIRONDA, sistem pelaporan cepat berbasis web yang dikembangkan Miki Natun.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan