Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Ia mengingatkan bahwa dampak kelangkaan Pertalite tidak berhenti pada sulitnya pengendara mendapatkan bahan bakar. Kondisi itu juga dapat memengaruhi biaya transportasi, harga barang kebutuhan sehari-hari, serta pendapatan keluarga.
“Rakyat kecil yang paling menderita. Tukang ojek, petani, nelayan, pedagang, semuanya membutuhkan BBM untuk bekerja. Ketika Pertalite kosong, mereka terpaksa membeli lebih mahal. Ini akhirnya memukul ongkos transportasi, harga barang, dan ekonomi keluarga,” ujarnya.
Karena itu, Winston meminta pemerintah memastikan masyarakat tidak terus menanggung beban akibat ketidakpastian pasokan BBM. Menurutnya, ketersediaan energi dengan harga terjangkau sangat penting untuk menjaga aktivitas ekonomi masyarakat NTT.
Desak Pemerintah Buka Data Alokasi Pertalite NTT
Winston menegaskan bahwa kelangkaan BBM menjadi ujian bagi kepemimpinan pemerintah, baik di tingkat pusat maupun daerah.
Ia meminta pemerintah menunjukkan keberpihakan kepada masyarakat melalui keputusan dan langkah nyata, bukan hanya penjelasan mengenai penyebab persoalan.
“Negara sangat tegas ketika menarik pajak dan menagih kewajiban rakyat. Maka negara juga harus tegas memenuhi tanggung jawabnya. Rakyat membutuhkan pemimpin yang berani mengambil keputusan, bukan sekadar pejabat yang pandai menjelaskan persoalan,” katanya.





WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe


Tinggalkan Balasan