Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Pengelola bandara diminta menerapkan Low Visibility Procedures (LVP) atau prosedur operasional ketika jarak pandang berada dalam kondisi rendah.
Koordinasi juga dilakukan bersama AirNav Indonesia dan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) untuk memantau perkembangan kondisi cuaca dan jarak pandang.
Selain itu, pengelola bandara diminta menerbitkan Notice to Airmen (NOTAM) apabila terdapat informasi penting yang perlu diketahui terkait kondisi operasional penerbangan.
Kesiagaan di sisi udara juga ditingkatkan. Di sisi pelayanan penumpang, pengelola bandara diminta memperbarui informasi penerbangan secara berkala serta menyediakan masker bagi penumpang dan pengguna jasa bandara.
Operasi Water Bombing Masih Berlangsung
Di tengah meluasnya dampak karhutla, operasi pemadaman melalui udara atau water bombing masih terus dilakukan.
Hingga 20 Oktober 2026, operasi tersebut telah mencapai 5.320 flight cycle dengan melibatkan 39 pesawat dari 11 operator.
Bandara-bandara di wilayah terdampak juga ikut mendukung operasi pemadaman dengan menyediakan area parkir bagi pesawat dan helikopter, memberikan prioritas slot penerbangan, serta melakukan pendataan sumber air dan ketersediaan bahan bakar.





WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe


Tinggalkan Balasan