“Kita bukan sekadar berkolaborasi tetapi sedang membangun ekosistem. Kalau hanya sekadar kolaborasi kita bisa berhenti sampai di sini, kita selesai di ranah kita masing-masing. Tetapi kita mainkan peran kita masing-masing, disinergikan sehingga itu bisa memberikan manfaat atau dampak yang lebih besar bagi diri kita sendiri, keluarga dan masyarakat Kota Kupang pada umumnya,” kata Elsye.

Ia juga berharap pelatihan serupa dapat kembali dilaksanakan dengan melibatkan pengemudi lain yang telah direkrut. Sebelumnya, sebanyak 65 pengemudi pernah direkrut untuk mengikuti kegiatan bersama di Aula Remaja.

Elsye menilai latihan berulang penting agar keterampilan yang telah dipelajari semakin melekat dan dapat diterapkan ketika dibutuhkan.

Iklan

Program SIAP SIAGA sendiri merupakan kemitraan Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Australia untuk memperkuat pengelolaan risiko bencana. Dukungan terhadap TOP Rangers menjadi bagian dari upaya memperkuat kesiapsiagaan melalui kolaborasi pemerintah, dunia usaha, dan komunitas.

Dengan penyempurnaan modul, peningkatan keterampilan komunikasi inklusif, serta penguatan sistem pelaporan, TOP Rangers diharapkan semakin siap mendukung penanggulangan bencana dan membantu masyarakat Kota Kupang secara aman, cepat, dan terkoordinasi. (*/rnc)