Nelson menyebut kompetisi tersebut menjadi salah satu ajang yang turut dimanfaatkan untuk pemantauan atlet bola voli NTT menuju PON 2028.

Dengan demikian, turnamen diharapkan mampu membuka ruang bagi atlet-atlet potensial untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka di hadapan pelatih maupun pemantau olahraga.

Selain mengejar prestasi, Zoar Cup II juga memiliki misi sosial. Kompetisi ini sekaligus menjadi bagian dari gerakan penggalangan dana pembangunan Gedung Kebaktian GMIT Zoar Penkase Oeleta.

Iklan

Panitia menyediakan kupon berhadiah dengan nilai Rp10.000 per kupon sebagai salah satu bentuk dukungan masyarakat terhadap pembangunan gedung kebaktian tersebut.

Pemkot Kupang Dukung Kompetisi Bola Voli

Sementara itu, dalam sambutan pembukaan, Sekretaris Daerah Kota Kupang Jefri Pelt menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan Zoar Cup II.

Jefri yang juga menjabat sebagai Sekretaris KONI Kota Kupang menilai kompetisi bola voli penting karena menjadi wadah bagi para atlet untuk mengukur hasil latihan yang selama ini dilakukan.

Menurutnya, latihan rutin perlu diikuti dengan kompetisi agar kemampuan atlet dapat diuji dalam situasi pertandingan sesungguhnya.

“Tiap hari kalau smash target kosong itu belum jago, tetapi melalui turnamen ini maka kita akan tahu apakah diri kita sudah siap menjadi atlet atau tidak,” jelasnya.