Dalam rangka Dies Natalis ke-64, Undana telah meluncurkan 64 produk riset dosen yang diarahkan untuk dapat dihilirisasi menjadi produk atau komoditas yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Upaya tersebut menjadi bagian dari strategi kampus untuk menghubungkan dunia akademik dengan kebutuhan ekonomi masyarakat.

Produk-produk hasil riset diharapkan dapat dikembangkan menjadi inovasi yang memiliki nilai ekonomi sekaligus menjawab persoalan yang dihadapi masyarakat NTT.

Iklan

BI NTT Dorong Integrasi Riset, Teknologi dan Potensi Daerah

Kepala Perwakilan BI NTT Adidoyo Prakoso menilai perguruan tinggi memiliki posisi penting dalam mendorong lompatan ekonomi daerah.

Menurutnya, pengalaman negara-negara maju menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi tidak hanya bertumpu pada sumber daya alam, tetapi juga kemampuan mengintegrasikan aspek sosial, ekonomi dan teknologi.

“Kalau kita belajar dengan negara maju, lompatan ekonomi itu terjadi ketika kita bisa melakukan integrasi sosial ekonomi dan teknologi. Dalam menjalankan tugas kami di NTT tentu tidak lepas dan tidak bisa sendiri. Kami harus menggandeng stakeholders, terutama para akademisi,” ujar Adidoyo.

Karena itu, BI NTT menyatakan komitmennya untuk memperkuat kolaborasi dengan Undana melalui berbagai program pengembangan SDM dan penguatan ekonomi daerah.

Undana dan BI NTT Perkuat Ekosistem Ekonomi Berbasis Inovasi

Sinergi Undana dan BI NTT diharapkan dapat mempercepat pergeseran ekonomi NTT dari ketergantungan terhadap komoditas mentah menuju produk yang memiliki nilai tambah.