Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Surabaya, RakyatNTT.ID – Tim Pelaksana Survei Investigasi dan Desain (SID) Optimasi Lahan (Oplah) Universitas Nusa Cendana (Undana) resmi menyelesaikan target optimasi lahan seluas 5.416 hektare di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).
Capaian tersebut mencakup delapan kabupaten, yakni Kabupaten Kupang, Timor Tengah Utara (TTU), Timor Tengah Selatan (TTS), Belu, Manggarai, Manggarai Barat, Ngada, dan Nagekeo.
Seluruh target SID Oplah di NTT tersebut telah rampung dan kini memasuki tahap pemberkasan fisik sebagai bagian dari proses penyelesaian administrasi kegiatan.
Pelaksanaan teknis di lapangan dipimpin Wakil Rektor I Bidang Akademik Undana, Prof. Dr. drh. Annytha I R Detha, M.Si., selaku Ketua Tim.
Tim teknis juga diperkuat sejumlah akademisi dan pakar dari berbagai disiplin ilmu. Mereka antara lain Prof. Dr. Ir. Denik Sri Krisnayanti, S.T., M.T., IPU yang memiliki kepakaran di bidang sumber daya air; Dr. Ir. Remigildus Cornelis, S.T., M.T. di bidang pemetaan; Prof. Ir. Yosep Seran Mau, M.Sc., Ph.D. di bidang sosial ekonomi; serta Prof. Ir. Marthen Robinson Pellokila, MP., Ph.D. dengan kepakaran agroteknologi.
Capaian Undana Masuk Evaluasi Kementerian Pertanian
Penyelesaian target SID Oplah Undana menjadi salah satu agenda dalam rapat Koordinasi dan Evaluasi Kegiatan SID Cetak Sawah Rakyat dan Optimasi Lahan Tahun 2026 yang digelar Kementerian Pertanian melalui Direktorat Pemetaan Lahan dan Irigasi Pertanian.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan