Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Total luas pekerjaan yang telah dikontrakkan mencapai 169.925 hektare, yang tersebar dalam 38 paket pekerjaan di 22 provinsi.
Hingga September 2026, realisasi keuangan kegiatan cetak sawah tercatat sebesar 36,69 persen dari total pagu anggaran Rp205,88 miliar. Pemerintah menargetkan seluruh pekerjaan tersebut dapat dituntaskan pada Desember 2026.
Untuk mempercepat pelaksanaan, Kementerian Pertanian mendorong pemantauan kegiatan secara berkala, pelaksanaan survei lapangan secara paralel, percepatan kelengkapan dokumen keluaran setiap termin, serta penguatan koordinasi lintas sektor.
Sinergi tersebut melibatkan pemerintah daerah, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), serta Balai Penerapan Standar Instrumen Pertanian (BPLIP).
Bagi NTT, rampungnya target SID Oplah seluas 5.416 hektare menjadi bagian penting dalam tahapan perencanaan optimasi lahan pertanian. Tahapan selanjutnya akan diarahkan pada penyelesaian pemberkasan fisik dan memastikan hasil survei serta desain yang telah disusun dapat dipertanggungjawabkan secara teknis maupun administratif. (*/rnc)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan