Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Kupang, RakyatNTT.ID – Universitas Nusa Cendana (Undana) meluncurkan SiKerma (Sistem Informasi Kerja Sama) sekaligus menggelar sosialisasi dan uji coba aplikasi tersebut di Laboratorium Komputer Lantai 3 Gedung ICT Centre Undana, Kupang, Selasa (8/9/2026).
SiKerma merupakan sistem baru yang dikembangkan Undana untuk menyempurnakan platform pelaporan kerja sama sebelumnya, yakni LAPKERMA.
Kehadiran sistem ini menjadi bagian dari upaya Undana melakukan transformasi digital dalam pengelolaan kerja sama, khususnya untuk memastikan pendataan, dokumentasi, dan pelaporan kerja sama sivitas akademika dapat dilakukan secara akurat, terintegrasi, dan lebih mudah ditelusuri hingga tingkat kementerian.
Kegiatan peluncuran dan simulasi teknis tersebut diikuti para operator kerja sama dari berbagai unit, fakultas, dan lembaga di lingkungan Undana.
Aplikasi SiKerma dilengkapi lima modul utama yang dirancang untuk mendukung pengelolaan kerja sama sekaligus pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) 5 perguruan tinggi.
SiKerma Satukan Rekam Jejak Kerja Sama dalam Satu Sistem
SiKerma menghadirkan lima modul utama yang mencakup dashboard, usulan kerja sama, modul mitra, hingga pelaporan kinerja.
Sistem tersebut dirancang untuk menyederhanakan pengelolaan dokumen kerja sama yang sebelumnya berpotensi tersebar di berbagai unit.
Melalui SiKerma, seluruh rekam jejak kerja sama dengan satu instansi mitra dapat dihimpun dalam satu berkas terpadu.
Sub Koordinator Kerja Sama Undana, Heppy Y. Haning, S.Si., mengatakan sistem baru tersebut memiliki alur penginputan dokumen yang lebih terstruktur dan hierarkis.
“Dalam aplikasi SiKerma yang baru ini, alur penginputan dibuat lebih terstruktur dan hierarkis. Penginputan dokumen harus dimulai dari MoU, kemudian diikuti oleh MoA (PKS), IA, hingga laporan kegiatan. Dengan demikian, seluruh dokumen dan rekam jejak kerja sama dari satu mitra terkumpul dalam satu berkas utuh,” jelas Heppy.
Dengan pola tersebut, setiap tahapan kerja sama dapat terdokumentasi secara berurutan, mulai dari Memorandum of Understanding (MoU), Memorandum of Agreement (MoA/PKS), Implementation Arrangement (IA) hingga laporan realisasi kegiatan.
Cegah Duplikasi Data Mitra
Untuk meningkatkan kualitas basis data, SiKerma juga dilengkapi fitur penguncian data mitra.
Fitur tersebut ditujukan untuk mencegah terjadinya duplikasi nama instansi mitra akibat perbedaan penulisan oleh operator dari masing-masing unit kerja.
Dengan basis data mitra yang lebih terstruktur, Undana dapat memiliki rekam data kerja sama yang lebih konsisten dan mudah ditelusuri.
SiKerma juga menyediakan fitur warning atau sistem peringatan dini otomatis.
Fitur ini memberikan notifikasi terhadap dokumen kerja sama yang masa berlakunya akan berakhir atau telah berakhir. Dengan demikian, unit kerja terkait dapat segera melakukan evaluasi dan mengambil langkah yang diperlukan, termasuk proses perpanjangan dokumen kerja sama.
SiKerma Dukung Pencapaian IKU 5 Undana
Pengembangan SiKerma juga disesuaikan dengan kebutuhan pelaporan kinerja terbaru dalam Indikator Kinerja Utama (IKU) 5 perguruan tinggi.
Salah satu aspek penting dalam indikator tersebut adalah adanya luaran riil yang dapat diukur dari pelaksanaan kerja sama dengan mitra.
Melalui SiKerma, setiap unit kerja dapat menautkan luaran riil dari kegiatan kerja sama ke dalam dokumen yang sedang berlangsung.
Luaran tersebut dapat berupa karya terapan, karya seni, maupun karya tulis ilmiah.
Dengan sistem tersebut, kerja sama tidak hanya tercatat sebatas dokumen administratif, tetapi juga dapat menunjukkan hasil nyata dari pelaksanaan kegiatan bersama mitra.
Permudah Pelaporan ke Kementerian
Implementasi SiKerma juga dirancang untuk memperkuat komunikasi dan koordinasi antara operator unit kerja dengan Biro Perencanaan dan Kerja Sama (BPKS) Undana.
Alur data yang lebih transparan diharapkan dapat mempercepat proses rekapitulasi, pendokumentasian, dan pelaporan aktivitas kerja sama secara berkala.
Ketika data dibutuhkan untuk keperluan pelaporan kepada kementerian, rekam kerja sama universitas dapat ditarik dari sistem dengan lebih cepat dan terstruktur.
Kepala Biro Perencanaan dan Kerja Sama (BPKS) Undana, Yefry C. Adoe, S.E., M.AP., CRA, menegaskan pentingnya sistem terintegrasi dalam memastikan seluruh aktivitas kerja sama sivitas akademika terdokumentasi dengan baik.
“Kegiatan sosialisasi ini merupakan bagian penting untuk melakukan rekapitulasi, pembentangan, dan pendokumentasian seluruh laporan aktivitas kerja sama yang dilakukan oleh sivitas akademika secara jelas melalui aplikasi SiKerma. Dengan adanya sistem terintegrasi ini, kita tidak lagi kesulitan mencari data laporan ketika dibutuhkan oleh kementerian,” ujar Yefry.
Transformasi Digital Perkuat Tata Kelola Kerja Sama
Peluncuran SiKerma menjadi langkah Undana untuk memperkuat tata kelola kerja sama melalui sistem digital yang lebih terstruktur, akuntabel, dan efisien.
Pengelolaan dokumen yang terpisah dan tidak terstruktur selama ini berpotensi menyulitkan pencarian data serta menghambat proses pelaporan kinerja perguruan tinggi.
Melalui SiKerma, Undana berupaya memastikan setiap kerja sama memiliki rekam jejak yang jelas, dokumen yang lengkap, luaran yang dapat ditelusuri, serta informasi masa berlaku yang dapat dipantau.
Sistem tersebut diharapkan tidak hanya membantu operator dalam mengelola administrasi kerja sama, tetapi juga memperkuat pencapaian target kinerja Undana di tingkat nasional.
Dengan digitalisasi tersebut, seluruh potensi kerja sama institusi diharapkan dapat tercatat secara optimal dan menjadi bagian dari penguatan kinerja Undana secara berkelanjutan. (*/rnc)





WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe


Tinggalkan Balasan