Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Forum tersebut membahas perluasan akses terhadap riset dan inovasi, terutama melalui skema pendanaan penelitian.
Selain itu, peningkatan kompetensi tenaga laboratorium melalui sertifikasi profesi juga menjadi salah satu perhatian penting.
Langkah tersebut dinilai diperlukan untuk memastikan lulusan program studi kimia memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan industri modern.
Ketua Panitia Penyelenggara, Prof. Dr. Febri Odel Nitbani, S.Si., M.Si., mengatakan forum tersebut juga diarahkan untuk mendorong peningkatan kualitas akreditasi program studi.
“Melalui pertemuan ini, kita bersama-sama mendorong pencapaian akreditasi unggul, baik melalui LAMSAMA maupun akreditasi internasional seperti ASIIN dan Royal Society of Chemistry (RSC). Selain itu, forum ini bertujuan memperluas akses riset dan inovasi melalui skema pendanaan, meningkatkan kompetensi tenaga laboratorium lewat sertifikasi, serta memperkuat relevansi lulusan dengan dunia kerja,” jelas Febri.
Rektor Undana: Kolaborasi jadi Kunci Kemajuan
Rektor Undana menegaskan bahwa kolaborasi menjadi salah satu kunci utama dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi.
Menurutnya, perguruan tinggi tidak dapat berjalan sendiri dalam menghadapi tuntutan peningkatan mutu, akreditasi, riset, maupun relevansi lulusan.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan