Menurut Thobias, pelayanan kelistrikan PLN di Sabu Raijua saat ini sudah mengalami kemajuan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, terutama jika dibandingkan dengan kondisi pada masa awal otonomi daerah.

Meski demikian, ia mengakui masih terjadi pemadaman listrik dalam beberapa waktu terakhir. Pemerintah daerah berharap gangguan tersebut dapat diminimalisasi sehingga masyarakat memperoleh pasokan listrik yang lebih stabil.

“Kita berharap ke depan tidak ada lagi pemadaman dan listrik bisa menyala 24 jam. Kalau ada gangguan teknis, tentu kita harapkan dapat segera ditangani,” katanya.

Iklan

Listrik Andal jadi Penopang Pembangunan

Thobias menegaskan keberadaan PLN memiliki peran strategis dalam mendukung aktivitas masyarakat sekaligus mempercepat pembangunan di Kabupaten Sabu Raijua.

Menurutnya, ketersediaan listrik yang andal bukan hanya berkaitan dengan kebutuhan rumah tangga, tetapi juga menjadi fondasi bagi pertumbuhan ekonomi, pelayanan publik, pendidikan hingga berbagai aktivitas sosial masyarakat.

Karena itu, peningkatan kualitas dan keandalan jaringan listrik dinilai perlu menjadi perhatian bersama agar pembangunan di Sabu Raijua dapat berjalan secara optimal.

PLN Diminta Dukung Program Sarai Terang

Selain meminta peningkatan keandalan pasokan listrik, Pemkab Sabu Raijua juga mendorong PLN untuk mendukung salah satu program prioritas Bupati dan Wakil Bupati Sabu Raijua, yakni Sarai Terang.